Saturday, 28 April 2012

Leeteuk yang merupakan "happy icon" dari Super Junior, mengaku masa kecil yang menyedihkan






        Super Junior Leeteuk, yang selalu tampak gembira dan bahagia, mengungkapkan masa kecil yang menyedihkan dengan masalah keluarga.

        Dalam episode MBC Khusus Super Junior, Dreaming to Be the Legend of K-pop! yang ditayangkan pada tanggal 27 April pukul 11.15 pm, Super Junior pernah terlihat tampil di konser eksklusif di Paris, Prancis pada 6 April.

        Leeteuk mengaku, "Setelah menghabiskan lima tahun sebagai trainee, saya bertanya-tanya apakah aku akan memulai debut atau pernah menjadi sukses." Dia mengungkapkan bahwa ia selalu berusaha demi kebahagiaan ketika ia berkata, "Saya sering bertanya pada diri sendiri mengapa saya harus begitu sengsara . Saya bahkan berpikir bahwa aku akan lebih bahagia jika saya lahir di keluarga kaya dengan latar belakang yang berlimpah. "

        Ketika seorang reporter bertanya tentang lingkungannya sebelum debut, air mata menggenang di matanya dan akhirnya, dia menangis karena terharu. Dia mulai, "Saya tidak pernah berbicara tentang ini ..."dan mengaku untuk pertama kalinya pada siaran jika orang tuany atidak memiliki hubungan yang baik.

        Ia melanjutkan, "Mereka sering masuk ke perkelahian, dan saya dipukuli banyak kali. Saya telah menerima se-ton stres sejak sekolah dasar. Aku takut ayah saya membencinya.

        Jadi ketika saya sedang mempersiapkan untuk menjadi seorang penyanyi, saya sering berpikir, 'Apakah benar untuk berada di karir ini?’Saya sangat ingin untuk menjadi sukses secepat mungkin" Mendengar pengakuan yang murni., Para penggemarnya sangat terharu.

        Sementara itu, Super Junior saat sekarang sedang melakukan tur dunia dan sekarang mengadakan Super Show 2 di Jakarta, Indonesia dari tanggal 27sampai 29 April.

Source: TV Report
Cr : korea.com
Shared+indonesian translated by  zijihye@hallyuinfo.wordpress.com

No comments:

Post a Comment